
Hidup ini relatif
Segala bentuk kehidupan adalah perspektif
Wujudnya sama tapi orang bisa menafsirkan berbeda
Tergantung sudut mana dia melihat dan koordinat berapa dia memandang
0.1% saja berbeda sudut pandang, membuat berbeda penilaian
Contohnya, dalam menghadapi musibah
Dalam melihatnya, semua orang punya pandangan beraneka ragam
Wajar, karena Dia memberikan indra pemikiran pada instan yang tentunya berbeda
Ada yang melihat musibah adalah kesengsaraan
Ada yang melihatnya sebuah keterpurukan
Ada yang melihatnya sebagai sebuah cobaan
Tapi, ada juga yang yang melihat sebagai sebuah nikmat
Jelas, apapun bentuk setidaknya memberikan arti terhadap kehidupan
Yang melihat sebagai kesengsaraan dengan sebuah nikmat tentu berbeda efeknya
Yang pasti, hikmahnya lah yang paling penting untuk dipetik
Diluar itu Allah Swt sudah membentangkan garisnya sebagai induk pemikiran
Garis yang mestinya diikuti dalam pemikiran
Garis yang menjadi tuntunan
Manusia bebas menginterpretasikan segalanya
But, mengkrucut ke garisnya adalah keharusan
Sehingga, perspektif adalah keindahan
berbeda2 pandangan untuk merujuk pada garis ketetapan yqng indah
by. Rahman G
Dibawah langit kota Hujan
#perspective
#hidupiniindah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar