Sabtu, 27 Agustus 2016

Perspektif Berpikir



Hidup ini relatif Segala bentuk kehidupan adalah perspektif Wujudnya sama tapi orang bisa menafsirkan berbeda Tergantung sudut mana dia melihat dan koordinat berapa dia memandang 0.1% saja berbeda sudut pandang, membuat berbeda penilaian Contohnya, dalam menghadapi musibah Dalam melihatnya, semua orang punya pandangan beraneka ragam Wajar, karena Dia memberikan indra pemikiran pada instan yang tentunya berbeda Ada yang melihat musibah adalah kesengsaraan Ada yang melihatnya sebuah keterpurukan Ada yang melihatnya sebagai sebuah cobaan 


Tapi, ada juga yang yang melihat sebagai sebuah nikmat Jelas, apapun bentuk setidaknya memberikan arti terhadap kehidupan Yang melihat sebagai kesengsaraan dengan sebuah nikmat tentu berbeda efeknya Yang pasti, hikmahnya lah yang paling penting untuk dipetik Diluar itu Allah Swt sudah membentangkan garisnya sebagai induk pemikiran Garis yang mestinya diikuti dalam pemikiran Garis yang menjadi tuntunan Manusia bebas menginterpretasikan segalanya But, mengkrucut ke garisnya adalah keharusan Sehingga, perspektif adalah keindahan berbeda2 pandangan untuk merujuk pada garis ketetapan yqng indah

by. Rahman G
Dibawah langit kota Hujan

 #perspective
#hidupiniindah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar